BOGOR — Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, menyatakan pekerjaan perbaikan longsor di Jalan Kebon Pedes kini memasuki tahap penyelesaian timbunan dan badan jalan. Pondasi serta dinding penahan tanah atau DPT dilaporkan telah rampung dikerjakan.
"Kalau dilihat dari progres sekitar 70 persen, sekarang tinggal pekerjaan timbunan dan badan jalan. Pondasi sudah selesai, begitu juga DPT," ujar Andi.
Setelah proses penimbunan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan material agregat. Tahap berikutnya baru masuk ke penyelesaian badan jalan agar permukaan bisa kembali dilalui kendaraan dengan aman.
Andi berharap seluruh tahapan tersebut dapat dikebut sesuai target yang telah ditetapkan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan perbaikan tuntas pada akhir Oktober 2026.
Pelaksanaan pekerjaan masih menghadapi tantangan cuaca. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan agar proses konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal.
Perbaikan jalan penghubung di Kecamatan Tanah Sareal ini menjadi perhatian warga karena menjadi akses utama di kawasan permukiman padat. Kerusakan akibat longsor sebelumnya membuat arus lalu lintas terganggu.
Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat belum merinci total anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan tersebut. Namun, penyelesaian pondasi dan DPT menandakan tahap kritis sudah terlewati.
Jika cuaca mendukung, pemasangan agregat dan penyelesaian badan jalan bisa dikebut dalam beberapa pekan ke depan. Warga diharapkan bersabar hingga perbaikan tuntas dan jalan bisa difungsikan kembali secara normal.