JAWA BARAT — Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) Eri Budiono mengajukan pengunduran diri dari jabatannya, dengan permohonan telah tercatat dalam administrasi pengawasan OJK per 28 September 2026. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas pengunduran diri tersebut dalam RUPS yang dijadwalkan 29 Oktober mendatang.
Manajemen Bank Neo Commerce membenarkan penerimaan surat pengunduran diri Eri Budiono. Direktur Perseroan Adrian Wibisono Soewardjo menyampaikan hal itu melalui keterbukaan informasi BEI.
"Bersama ini kami sampaikan perusahaan telah menerima permohonan pengunduran diri Eri Budiono dari jabatannya selaku direktur utama perusahaan," tulis Adrian dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (6/10).
Eri menyampaikan keputusan tersebut pada Jumat (2/10), sementara pencatatan resmi di OJK dilakukan lebih awal, yakni per 28 September 2026. Selisih waktu itu menunjukkan proses administratif sudah berjalan sebelum surat resmi diterima perseroan.
Pengunduran diri seorang direktur bank tidak otomatis berlaku begitu surat diterima. Perseroan wajib meminta persetujuan pemegang saham lewat RUPS sebelum perubahan susunan direksi berkekuatan hukum.
Bank Neo Commerce menjadwalkan RUPS pada 29 Oktober mendatang. Agenda persetujuan pengunduran diri Eri akan menjadi salah satu mata acara utama dalam forum tersebut.
Bagi investor BBYB, jadwal itu menjadi penanda kapan kekosongan kursi orang nomor satu di perseroan akan terisi definitif. Sebelum RUPS, posisi direktur utama secara administratif masih melekat pada Eri.
Eri lahir di Malang, Jawa Timur, pada 1968. Ia menjabat direktur utama Bank Neo Commerce sejak diangkat dalam RUPSLB BBYB pada 30 April 2024, sehingga masa jabatannya belum genap tiga tahun.
Latar pendidikannya ditempuh di Monash University, Australia, dengan gelar Sarjana Bisnis Perbankan dan Keuangan pada 1993. Pada tahun yang sama ia memulai karier di industri perbankan sebagai corporate banking manager di ABN Amro Bank Indonesia.
Sepanjang kariernya, Eri menduduki sejumlah posisi strategis di industri perbankan:
Pergantian direktur utama di bank digital selalu menarik dicermati karena menyangkut arah strategi perseroan. Bank Neo Commerce bersaing di segmen bank digital yang menuntut kecepatan eksekusi dan pengendalian risiko secara bersamaan.
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi soal alasan pengunduran diri Eri maupun nama pengganti yang akan diusulkan. Perseroan juga belum mengungkap apakah akan menunjuk pelaksana tugas direktur utama selama masa transisi menuju RUPS.
Investor sebaiknya mencermati susunan agenda RUPS 29 Oktober, termasuk kemungkinan masuknya mata acara lain seperti perubahan anggaran dasar atau persetujuan jadwal rapat. Keterbukaan informasi lanjutan dari manajemen akan menjadi acuan sebelum forum pemegang saham digelar.