BANDUNG — Rehabilitasi drainase hingga akhir September 2026 mencapai 50 paket dengan total panjang pekerjaan 7,2 kilometer. Capaian itu merupakan bagian dari target tahunan rehabilitasi drainase sepanjang 14 kilometer, sehingga pekerjaan masih harus dilanjutkan untuk memenuhi sisa target.
Percepatan dinilai penting karena pekerjaan drainase berkaitan langsung dengan kesiapan sistem pembuangan air menghadapi peningkatan intensitas hujan. Pemkot Bandung menempatkan rehabilitasi drainase sebagai prioritas di antara paket pekerjaan yang sedang berjalan.
Pembangunan drainase direalisasikan melalui sembilan paket dengan panjang total 3,9 kilometer. Angka itu telah memenuhi target pembangunan drainase yang ditetapkan untuk tahun 2026, yakni 3,9 kilometer.
Kemajuan serupa terlihat pada sektor trotoar. Rehabilitasi trotoar mencapai sembilan paket dengan panjang 1,9 kilometer, sesuai target tahunan. Adapun pembangunan trotoar mencapai 11 paket dengan panjang 2,4 kilometer, yang juga telah memenuhi target tahunan.
Secara keseluruhan, terdapat 79 paket pekerjaan yang mencakup pembangunan dan rehabilitasi drainase serta trotoar dengan total panjang penanganan sekitar 15,4 kilometer hingga 30 September 2026. Rinciannya:
Dari empat jenis pekerjaan, hanya rehabilitasi drainase yang belum menuntaskan target tahunan. Sisa panjang penanganan yang belum dikerjakan membuat Pemkot Bandung mempercepat langkah di sisa tahun anggaran.
Data yang diterima Humas Kota Bandung menunjukkan pekerjaan itu tersebar di berbagai wilayah kota. Perbaikan fungsi infrastruktur menjadi alasan utama, selain kebutuhan mengurangi risiko genangan ketika hujan deras melanda.
Pekerjaan drainase dan trotoar yang sudah berjalan mencakup pembangunan baru maupun perbaikan aset yang sudah ada. Trotoar mendapat porsi penanganan tersendiri karena berkaitan dengan jalur pejalan kaki di ruas jalan kota.
Total panjang penanganan 15,4 kilometer itu belum final karena rehabilitasi drainase masih berjalan. Warga di wilayah yang masuk daftar pekerjaan perlu memperhatikan rekayasa lalu lintas dan akses jalan selama pengerjaan berlangsung.
Target tahunan rehabilitasi drainase sepanjang 14 kilometer menjadi acuan hingga akhir 2026. Sisa pekerjaan yang belum tuntas akan menentukan apakah seluruh target infrastruktur tahun ini tercapai sebelum musim hujan puncak.