Kepolisian Resor Cianjur memastikan jalur Cianjur-Bogor kembali normal dari kedua arah setelah evakuasi kecelakaan beruntun tuntas, Selasa. Petugas gabungan masih membersihkan tumpahan solar sepanjang 500 meter di Jalan Raya Cugenang yang membuat landasan licin dan rawan kecelakaan. Pengendara diminta tetap waspada karena medan menurun dan berbelok.
CIANJUR — Kasatlantas Polres Cianjur AKP Didit Permadi menyatakan proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun telah selesai, sehingga jalur Cugenang-Cianjur dapat dilalui normal dari kedua arah pada Selasa siang. Meski begitu, landasan jalan masih licin akibat tumpahan solar dari truk yang terlibat tabrakan.
Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran Cianjur menaburkan serbuk gergaji kayu untuk menyerap tumpahan solar. Satu unit mobil pemadam kebakaran juga diturunkan menyiram landasan jalan agar aman dilalui pengendara.
Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di Jalan Raya Cugenang-Cianjur. Empat orang mengalami luka dan mendapat perawatan di RSUD Sayang Cianjur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Akibat kecelakaan, jalur utama Cianjur-Bogor sempat mengalami antrean panjang hingga lima kilometer dari kedua arah. Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Tumpahan solar di landasan jalan menjadi ancaman serius terutama bagi pengendara sepeda motor. Kondisi jalan yang menurun dan berbelok memperbesar risiko kecelakaan tunggal saat permukaan aspal licin.
"Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun telah tuntas dilakukan, sehingga Selasa siang jalur Cugenang-Cianjur, sudah dapat dilalui normal dari kedua arah, namun landasan jalan menjadi licin karena ada tumpahan solar," kata Didit.
Petugas mengimbau pengendara tetap meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan serta mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara juga diminta memastikan kondisi prima sebelum berkendara dan beristirahat jika mengantuk.
"Kami meminta pengendara tetap meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan serta mematuhi aturan lalulintas, pastikan berkendara dalam kondisi prima lebih baik berhenti untuk beristirahat ketika mengantuk," ujarnya.
Antrean kendaraan sempat mencapai lima kilometer dari kedua arah sebelum evakuasi tuntas. Jalur Cianjur-Bogor merupakan akses utama yang menghubungkan wilayah Cianjur dengan kawasan Puncak dan Bogor, sehingga gangguan di titik ini berdampak luas bagi pengendara.
Polres Cianjur memastikan penyelidikan penyebab kecelakaan beruntun terus berlanjut. Hasil penyelidikan akan menentukan langkah hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab.