JAWA BARAT — Luke Vickery menjadi satu-satunya pemain Indonesia dalam daftar lima bintang muda FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain berusia 20 tahun itu dinilai FIFA sebagai sosok serbabisa di lini serang yang berani berduel satu lawan satu dan punya visi menciptakan peluang.
FIFA merilis daftar lima pemain muda yang diprediksi bersinar di turnamen perdana kawasan Asia Tenggara tersebut. Ajang ini berlangsung di Hong Kong dan Indonesia dengan diikuti 14 negara. Vickery masuk bersama empat nama lain dari Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Pemain kelahiran Australia itu memiliki darah Indonesia dari sang nenek dan memperoleh kewarganegaraan pada 2026. Vickery kemudian dipanggil ke skuad Timnas Indonesia dan masuk daftar final 23 pemain bersama Dion Markx.
FIFA menyoroti kemampuan Vickery yang bisa ditempatkan di berbagai posisi lini tengah maupun depan. Keberaniannya menghadapi pemain lawan secara langsung disebut sebagai salah satu keunggulan utamanya.
Selain itu, Vickery dinilai punya visi untuk menciptakan peluang bagi rekan setim sekaligus menyelesaikan peluang sendiri. Kombinasi itu membuatnya dianggap sebagai ancaman serius bagi pertahanan lawan di turnamen ini.
Jika dimainkan pelatih John Herdman, FIFA ASEAN Cup 2026 bisa menjadi panggung debut Vickery bersama Timnas Indonesia. Turnamen ini menjadi kesempatan besar bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitas di level senior.
Vickery bukan satu-satunya pemain muda yang dipantau FIFA. Berikut empat nama lain dalam daftar tersebut:
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen pertama yang digelar FIFA khusus untuk kawasan Asia Tenggara. Sebanyak 14 negara ambil bagian, menjadikannya ajang kompetitif yang penting bagi perkembangan sepak bola regional.
Daftar yang dirilis FIFA menempatkan pemain-pemain muda ini sebagai generasi yang layak dipantau. Bagi Indonesia, kehadiran Vickery dalam daftar tersebut menambah harapan akan kontribusi nyata di lini serang Timnas.