Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen memperkuat personel, peralatan, dan sistem pengawasan di destinasi wisata pantai menyusul hilangnya tiga wisatawan yang terseret ombak di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan upaya ke depan akan lebih difokuskan pada langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
GARUT — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meninjau langsung lokasi operasi pencarian tiga wisatawan yang hilang terseret arus ombak di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Rabu. Dalam peninjauan itu, ia menyampaikan instruksinya kepada jajaran terkait untuk memperketat pengawasan di seluruh kawasan wisata pantai.
"Saya nitip ke teman-teman di sini, upaya ke depan lebih banyak ke pencegahan," kata Bupati di lokasi pencarian.
Peristiwa nahas itu bermula pada Selasa (25/8) siang. Salah seorang wisatawan, Ardi M Nababan (27) warga Kabupaten Sumedang, terbawa arus ombak yang menariknya ke tengah lautan saat berenang.
Dua rekannya yang berada di lokasi, Murdani Siahaan (18) warga Aceh Tenggara dan Irfan Nababan (18) warga Kecamatan Cisurupan, Garut, berusaha memberikan pertolongan. Namun upaya tersebut justru membuat keduanya ikut terseret arus dan akhirnya hilang.
Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia, yakni Murdani Siahaan. Dua wisatawan lainnya masih dalam proses pencarian.
Menurut Abdusy, insiden ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah dan seluruh wisatawan akan potensi bahaya di kawasan pantai selatan Garut. Ia menekankan bahwa pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan patroli rutin.
"Pencegahan, tadi kita bicara tentang fasilitas dari mulai sumber daya manusianya, kemudian juga dari peralatannya, kemudian sistemnya," ujar Abdusy.
Ia berharap penguatan di tiga aspek tersebut dapat berjalan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kebijakan. Targetnya, kawasan wisata pantai di Garut tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi pengunjung.
"Ke depan, di daerah Karangpapak dan daerah lain di Garut, tetap menjadi tempat wisata yang aman. Kita harapkan ke depan nanti kolaborasi semakin baik antara kita semua," kata Bupati.
Dalam kesempatan yang sama, Abdusy menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa para wisatawan. Ia berharap proses pencarian dua korban yang belum ditemukan dapat segera membuahkan hasil.
"Kami sangat prihatin dan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga para korban dapat segera ditemukan," tutup Abdusy.