BOGOR — Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino memaksa ribuan kepala keluarga di Jawa Barat bertahan dengan sumber air yang tidak layak. Menyikapi kondisi itu, Baitulmaal Muamalat (BMM) menggerakkan program El Nino Survival – Gerakan Sedekah Sahabat dengan menyalurkan 14.000 liter air bersih ke dua titik terdampak.
Sebanyak 8.000 liter air didistribusikan untuk sekitar 2.100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Sisanya, 6.000 liter, dialokasikan untuk 320 KK di Kampung Sawo Mekar, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Di Desa Nagrak, kekeringan membuat ribuan warga tak punya pilihan selain menggunakan air Sungai Cikeas untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan sanitasi. Padahal, kualitas air sungai tersebut jauh dari kata layak.
Sementara di Desa Citatah, kondisi tak jauh berbeda. Mengeringnya sumber air utama membuat ratusan keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih harian mereka.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah menyebut aksi ini merupakan solusi cepat penyediaan pasokan air sekaligus langkah mitigasi risiko kesehatan. "Aksi kemanusiaan ini menjadi solusi cepat dalam menyediakan pasokan air bersih, sekaligus mitigasi risiko munculnya wabah penyakit akibat menurunnya kualitas sanitasi selama musim kemarau panjang," ujarnya.
Menurut Tegar, penurunan kualitas sanitasi menjadi ancaman serius di tengah kemarau. Pasokan air bersih yang layak menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.
Program El Nino Survival tidak berhenti pada bantuan darurat. BMM merancang dua fase penanganan, yakni tanggap darurat melalui Sedekah Pangan dan Sedekah Air Bersih, serta fase pemulihan jangka panjang.
Pada fase pemulihan, BMM akan menyalurkan Sedekah Pendidikan dan pendampingan Sahabat UMKM. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana agar mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi.
Pembina BMM Imam Teguh Saptono menjelaskan, distribusi air bersih ini merupakan inisiatif taktis menjaga survabilitas warga di wilayah rawan kekeringan. Ia mengajak masyarakat dan dunia usaha berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini.
"Lewat Gerakan Sedekah Sahabat, BMM mengajak masyarakat, dunia usaha, dan para dermawan untuk bersama menghadirkan solusi bagi masyarakat terdampak El Nino. Selain bantuan darurat, kita juga dapat membangun ketahanan ekonomi dan pendidikan agar mereka mampu bangkit dan lebih siap menghadapi krisis di masa datang," ujarnya.