BMM Salurkan 14.000 Liter Air Bersih untuk 2.420 KK Terdampak Kekeringan di Bogor dan Bandung Barat

Penulis: Gilang Permana  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 13:26:01 WIB
BMM menyalurkan 14.000 liter air bersih bagi 2.420 kepala keluarga terdampak kekeringan di Bogor dan Bandung Barat.

BOGOR — Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino memaksa ribuan kepala keluarga di Jawa Barat bertahan dengan sumber air yang tidak layak. Menyikapi kondisi itu, Baitulmaal Muamalat (BMM) menggerakkan program El Nino Survival – Gerakan Sedekah Sahabat dengan menyalurkan 14.000 liter air bersih ke dua titik terdampak.

Sebanyak 8.000 liter air didistribusikan untuk sekitar 2.100 Kepala Keluarga (KK) di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Sisanya, 6.000 liter, dialokasikan untuk 320 KK di Kampung Sawo Mekar, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Warga Terpaksa Mandi dan Cuci dengan Air Sungai Cikeas

Di Desa Nagrak, kekeringan membuat ribuan warga tak punya pilihan selain menggunakan air Sungai Cikeas untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan sanitasi. Padahal, kualitas air sungai tersebut jauh dari kata layak.

Sementara di Desa Citatah, kondisi tak jauh berbeda. Mengeringnya sumber air utama membuat ratusan keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih harian mereka.

Bantuan Darurat untuk Mencegah Wabah Penyakit

Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah menyebut aksi ini merupakan solusi cepat penyediaan pasokan air sekaligus langkah mitigasi risiko kesehatan. "Aksi kemanusiaan ini menjadi solusi cepat dalam menyediakan pasokan air bersih, sekaligus mitigasi risiko munculnya wabah penyakit akibat menurunnya kualitas sanitasi selama musim kemarau panjang," ujarnya.

Menurut Tegar, penurunan kualitas sanitasi menjadi ancaman serius di tengah kemarau. Pasokan air bersih yang layak menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.

Bukan Hanya Air, BMM Siapkan Fase Pemulihan Ekonomi

Program El Nino Survival tidak berhenti pada bantuan darurat. BMM merancang dua fase penanganan, yakni tanggap darurat melalui Sedekah Pangan dan Sedekah Air Bersih, serta fase pemulihan jangka panjang.

Pada fase pemulihan, BMM akan menyalurkan Sedekah Pendidikan dan pendampingan Sahabat UMKM. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana agar mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Pembina BMM Imam Teguh Saptono menjelaskan, distribusi air bersih ini merupakan inisiatif taktis menjaga survabilitas warga di wilayah rawan kekeringan. Ia mengajak masyarakat dan dunia usaha berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan ini.

"Lewat Gerakan Sedekah Sahabat, BMM mengajak masyarakat, dunia usaha, dan para dermawan untuk bersama menghadirkan solusi bagi masyarakat terdampak El Nino. Selain bantuan darurat, kita juga dapat membangun ketahanan ekonomi dan pendidikan agar mereka mampu bangkit dan lebih siap menghadapi krisis di masa datang," ujarnya.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: waspada.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top