Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan pembersihan sudah dimulai sejak pukul 04.00 WIB. Namun, pergerakan 69 petugas penyapu yang dikerahkan kerap terhambat karena masih banyak bobotoh yang bertahan di titik-titik kumpul hingga pagi hari.
“Sekitar pukul 05.30 WIB, di area Cikapayang saja ditemukan enam karung sampah botol. Ini jadi anomali karena jumlahnya cukup banyak,” ujar Darto di Pendopo Kota Bandung seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.
Jenis sampah yang mendominasi adalah botol plastik dan kemasan makanan. Namun, temuan bekas flare dan sisa petasan menjadi perhatian khusus petugas karena membutuhkan penanganan lebih hati-hati. “Bekas flare saja kami dapat tiga karung besar di Cikapayang. Belum lagi sisa petasan atau mercon yang berserakan,” katanya.
DLH mencatat enam titik utama penumpukan massa yang berkontribusi terhadap tingginya volume sampah, meliputi kawasan Pendopo, Cikapayang, Jembatan Layang Pasupati, Gedung Sate, Islamic Center (Pusdai), hingga area Graha Persib dan Taman Radio, serta sepanjang Jalan Dago.
Kondisi paling parah terlihat di sepanjang Jembatan Layang Pasupati. “Sepanjang Pasupati dari Gedung Sate sampai ke arah Sukajadi itu kotor sekali. Sementara ke arah Pasteur relatif lebih bersih,” ungkap Darto.
Untuk menangani lonjakan sampah tersebut, DLH mengerahkan dua motor sampah, lima mobil pick-up, satu truk, dan satu truk compactor. Armada ini difokuskan pada titik-titik yang masih bisa dijangkau saat massa mulai berkurang.
Darto memperkirakan kerumunan massa baru akan mulai membubarkan diri sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu, pembersihan maksimal baru bisa dilakukan di semua titik. Ia mengimbau para bobotoh untuk tetap menjaga kebersihan selama merayakan kemenangan tim kebanggaan.
“Silakan merayakan kemenangan, tapi jangan memecahkan botol. Botol utuh saja sudah sulit ditangani, apalagi yang pecah karena harus dipungut satu per satu,” tegasnya.
Pembersihan besar-besaran dijadwalkan berlangsung hingga malam hari. DLH memastikan seluruh ruas jalan yang dilalui konvoi akan kembali bersih sebelum aktivitas warga pada Senin pagi. Euforia kemenangan Persib yang meraih gelar juara liga tiga tahun beruntun memang menyisakan pekerjaan rumah bagi petugas kebersihan di Kota Bandung.