BANDUNG — Skenario paling sederhana untuk mengakhiri musim dengan troju di tangan sudah di depan mata. Persib Bandung saat ini memuncaki klasemen dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC yang membayangi di posisi kedua. Dengan hanya satu pertandingan tersisa, hasil imbang sudah cukup membawa Persib keluar sebagai kampiun.
Meski demikian, staf pelatih dan pemain menolak bersikap lengah. Bek Persib, Julio Cesar, secara tegas mengingatkan rekan setimnya agar tidak terbuai euforia sebelum laga benar-benar usai. “Saya tahu semua Bobotoh sekarang ingin menjadi juara, tetapi kami harus fokus pada pertandingan,” ucapnya.
Keunggulan dua poin memang membuat Persib berada di atas angin. Namun, hasil imbang yang dibutuhkan tetap harus diperjuangkan di lapangan. Persijap Jepara, meski tidak lagi bersaing di papan atas, dipastikan tidak akan memberikan kemenangan secara cuma-cuma di kandang lawan.
Laga di GBLA ini menjadi penentu nasib. Jika Persib menang, mereka finis dengan 81 poin. Jika imbang, 79 poin sudah cukup. Satu-satunya skenario yang membuat Persib gagal adalah kekalahan yang dibarengi kemenangan Borneo FC.
Pelatih Bojan Hodak disebut Julio Cesar sudah menyampaikan pesan khusus kepada skuad. Tidak ada pesta sebelum pertandingan selesai. Semua pemain diminta menjaga konsentrasi penuh selama 90 menit, termasuk tidak terpancing tekanan suporter lawan atau godaan bermain aman sejak awal.
Satu hasil imbang memang cukup. Tapi bagi tim yang sudah sejauh ini, kata Julio, kemenangan akan memberikan ketenangan yang lebih besar. “Kami ingin menang, bukan sekadar bermain aman,” kata bek asal Brasil itu.
Dukungan Bobotoh diprediksi akan memenuhi GBLA. Laga kandang terakhir musim ini sekaligus menjadi momentum bersejarah jika Persib benar-benar memastikan gelar. Manajemen pun telah mengimbau suporter untuk datang tertib dan mendukung tim secara positif tanpa tekanan berlebihan kepada pemain.
Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara akan kick-off pukul 15.30 WIB. Hasil laga ini akan langsung menentukan apakah Maung Bandung kembali merasakan manisnya juara atau harus melewati momen dramatis di akhir musim.