Wagub Jabar Erwan Setiawan Imbau Bobotoh Dewasa dan Jaga Nama Baik saat Persib vs Persijap di Laga Penentu Juara

Penulis: Eri Subagio  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 10:07:01 WIB
Wagub Jabar Erwan Setiawan memimpin rapat koordinasi untuk keamanan laga Persib vs Persijap di GBLA.

BANDUNG — Pertandingan terakhir BRI Super League musim 2025-2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026) dipastikan menjadi laga krusial penentu gelar juara. Wagub Jabar Erwan Setiawan langsung menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif.

Larangan Flare dan Imbauan untuk Bobotoh Tanpa Tiket

Erwan menegaskan larangan keras bagi Bobotoh untuk menyalakan petasan atau flare di dalam stadion. Tindakan ini dinilai membahayakan keselamatan dan berpotensi mendatangkan sanksi berat bagi klub kebanggaan.

“Kami berharap pertandingan laga terakhir Super League musim 2025-2026 antara Persib Bandung menjamu Persijap Jepara di GBLA nanti dapat berlangsung lancar, sukses tanpa ekses dan insya Allah Persib meraih kemenangan,” ujar Erwan usai memimpin Rakor di Gedung Sate, Selasa (19/5/2026).

Selain itu, Wagub secara khusus meminta Bobotoh yang tidak kebagian tiket untuk tidak memaksakan diri datang ke area stadion. Ia mengingatkan agar perayaan kemenangan dilakukan dengan penuh rasa syukur dan sportivitas.

Rakor Libatkan TNI, Polri, hingga Dinas Kesehatan

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis. Mulai dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Kesehatan.

Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan Pemprov Jabar dalam mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Erwan menekankan bahwa Bobotoh dipersilakan datang langsung ke stadion untuk mendukung Maung Bandung, namun harus menjaga nama baik daerah.

Jaga Sportivitas, Hindari Turun ke Lapangan

Wagub juga melarang keras penonton turun ke dalam lapangan karena dapat mengganggu jalannya pertandingan dan merusak sportivitas. Imbauan ini menjadi pengingat bagi seluruh suporter untuk tetap tertib selama laga berlangsung.

“Jika merayakan kemenangan, lakukan dengan hormat. Mari meriahkan kemenangan Persib dengan penuh rasa syukur dan sportivitas. Memberikan ruang kepada tim dan pemain dengan apresiasi yang positif,” pungkasnya.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: kapol.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top